Pages Navigation Menu

Pelatihan Perhitungan Kebutuhan Kalori dan Penyusunan Menu Gizi Sehat Berimbang

Pelatihan Perhitungan Kebutuhan Kalori dan Penyusunan Menu Gizi Sehat Berimbang

Prestasi olahraga Indonesia dewasa ini semakin mengalami kemunduran, Indonesia tidak lagi mampu berjaya seperti beberapa dekade sebelumnya. Tidak berlebihan rasanya jika mengatakan bahwa kita sedang mengalami krisis prestasi olahraga. Pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan, dukungan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, serta kesejahteraan masyarakat sangat penting dalam upaya pencapaian prestasi yang diinginkan. Kecenderungannya adalah semakin sejahtera masyarakat suatu negara, maka prestasi olahraganya juga makin tinggi.

Seseorang yang ingin mencapai prestasi optimal selain harus melakukan program latihan secara sunguh-sunguh, maka asupan gizi yang dikonsumsi juga harus diperhatikan. Pengetahuan gizi bagi masyarakat secara umum serta atlet yang berprestasi sangat penting, karena seperti kita ketahui bahwa dalam masa pertumbuhan serta perkembangan, proses kehidupan seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya masukan zat gizi. Disamping itu gizi juga berpengaruh dalam mempertahankan dan memperkuat daya tahan tubuh. Perihal tersebut diatas berlaku pula bagi para atlet meskipun secara lebih khusus kebutuhan jenis dan jumlah zat gizi bagi seorang atlet akan berbeda dengan kelompok bukan atlet, karena kegiatan fisik dan psikis berbeda, baik selama masa latihan maupun pada saat pertandingan. Prestasi olahraga yang dicapai oleh para atlet berkait erat dengan ketepatan penentuan dan penyediaan jenis dan jumlah zat gizi yang diperlukan.

Guru Penjasorkes adalah orang yang membelajarkan siswa dari tidak bisa melakukan berbagai keterampilan olahraga menjadi mampu, selain itu guru juga dituntut untuk mampu melatih suatu cabang olahraga dan memiliki keahlian pada cabang olahraganya tersebut. Guru Penjasorkes dewasa ini dituntut pula harus mengetahui tentang kebutuhan yang menjadi dasar bagi terpenuhinya kondisi dimana atlet memiliki peluang untuk mencapai prestasi. Serta dituntut untuk mampu menjalani profesinya dengan tidak semata-mata bermodalkan dirinya sebagai mantan atlet, melainkan harus melengkapi dirinya dengan seperangkat kompetensi pendukung yang penting, diantaranya adalah kemampuan untuk mentrasfer pengetahuan keolahragaannya kepada atlet secara lengkap baik dari segi teknik, taknik, maupun mental. Selain itu guru penjasorkes juga dituntut memiliki kompetensi dibidang gizi sehingga mengetahui kebutuhan kalori saat atletnya melakukan aktivitas latihan maupun pertandingan. Fakta yang terjadi di lapangan masih banyak pelatih yang tidak mengetahui tentang kebutuhan gizi atlet dan cara menghitung kebutuhan kalori atlet. Hal ini berakibat banyak atlet yang kekurangan energi saat latihan karena menu yang diberikan tidak sebanding dengan jumlah energi yang dikeluarkan saat berlatih maupun bertanding.
2016-10-29-09-06-16

Kabupaten Kampar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Di samping julukan Bumi Sarimadu, Kabupaten Kampar yang beribukota di Bangkinang ini juga dikenal dengan julukan Serambi Mekkah di Provinsi Riau. Kabupaten ini memiliki luas 10.928,20 km² atau 12,26% dari luas Provinsi Riau dan berpenduduk ±688.204 jiwa . Saat ini, selain hutan yang luas, sebagian besar wilayah kecamatan air tiris berisi perkebunan karet,sawit dan kelapa.

Berdasarkan pengamatan dan observasi selama mengajar pada kelas daerah kampar dan berdasarkan hasil wawancara dengan puluhan guru-guru penjasorkes, yang  sebagian berprofesi sebagai pelatih olahraga, didapatkan informasi bahwa hampir sebagian besar guru Penjasorkes belum memahami bagaimana cara untuk mengetahui kalori yang dibutuhkan atlet usia sekolah dasar saat beraktivitas olahraga. Pemahaman tersebut penting agar guru dalam memberikan menu makanan sesuai dengan kebutuhan kalori atlet pada saat mereka berlatih, begitu juga dengan  bagaimana cara menyusun menu makanan sehat dan berimbang bagi atlet-atlet tersebut penting juga diketahui oleh guru.

Mengingat pentingnya seorang guru penjasorkes untuk dapat mengetahui kebutuhan kalori atlet serta bagaimana menyusun menu yang sehat bagi mereka, maka sangat diperlukan adanya “Pelatihan Perhitungan Kebutuhan Kalori dan Penyusunan Menu Gizi Sehat Berimbang untuk Atlet Pada Guru Penjasorkes Kecamatan Air Tiris Kabupaten Kampar Riau 2016”.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 29-30 Oktober 2016 bertempat di kec. kampar.